Sudah Bosan Dengan Mars, Amerika Mulai Menjelajah Saturnus Untuk Mencari Kehidupan Baru

By | July 7, 2019
Sudah Bosan Dengan Mars, Amerika Mulai Menjelajah Saturnus Untuk Mencari Kehidupan Baru

Sudah Bosan Dengan Mars, Amerika Mulai Menjelajah Saturnus Untuk Mencari Kehidupan Baru


MasblogerSudah Bosan Dengan Mars, Amerika Mulai Menjelajah Saturnus Untuk Mencari Kehidupan Baru
Seolah bosan dengan anggapan mengenai planet Mars yang bisa menjadi tempat tinggal baru bagi manusia, lewat misi Dragonfly, NASA mulai menjelajah Saturnus untuk mencari kehidupan baru.

Mungkin sebagian dari kamu sudah pernah mendengar, ya, geng, mengenai usaha beberapa perusahaan teknologi dalam mengembangkan teknologi canggih yang diharapkan mampu membawa manusia ke Mars.

Bahkan belum lama ini CEO sekaligus founder SpaceX, Elon Musk, mengumumkan kalau tiket untuk pergi ke Mars akan segera bisa dipesan, geng.

Planet Mars sendiri memang digadang-gadang menjadi satu-satunya planet selain Bumi yang dianggap bisa dihuni oleh manusia.

Seolah bosan dengan hal tersebut, rupanya NASA diam-diam tengah menjalankan misi khusus di planet lain yaitu Saturnus lho, geng.

Apakah lewat misi terbaru ini nantinya planet Saturnus juga akan bisa dihuni oleh manusia?

Misi Dragonfly

Tahu nggak, sih, kalau ternyata National Aeronautics and Space Administration (NASA) diam-diam sedang menjalankan misi yang melibatkan sebuah drone khusus lho, geng.

Misi ini nantinya akan menjelajahi permukaan satelit alami terbesar Saturnus yaitu Titan.

Misi terbaru NASA yang diberi nama Dragonfly ini merupakan program New Frontier yang dilakukan oleh NASA dalam misi penjelajahan dengan tujuan untuk meneliti objek di Tata Surya.

Dragonfly sendiri adalah sebuah drone berukuran seperti kendaraan Mars rover yang bisa terbang dari satu tempat ke tempat lain.

Seperti drone pada umumnya, drone raksasa satu ini juga dilengkapi dengan 8 buah rotor yang bisa membantunya terbang melintasi permukaan Titan sejauh 12-14 kilometer dalam waktu kurang dari satu jam, geng. Poker Uang Asli

Drone senilai US$1 miliar ini nantinya bertugas untuk menganalisis permukaan Titan, memeriksa lokasi, hingga mengamati cuaca.

Selain untuk mempelajari apakah Titan memungkinkan untuk dijadikan rumah baru bagi manusia, misi Dragonfly ini juga bertugas untuk mencari petunjuk apakah di satelit ini memiliki kehidupan di masa lalu, geng.

Lalu, apakah lewat misi Dragonfly ini NASA akan berhasil membangun kehidupan baru bagi manusia seperti yang dilakukan oleh China?

Satelit Titan

satelit titan

Mungkin banyak dari kamu yang masih asing dengan satelit yang satu ini, ya, geng?

Jadi, Titan adalah satelit alami terbesar Saturnus sekaligus satelit terbesar kedua di tata surya setelah satelit Ganymede di planet Jupiter.

Dari beberapa satelit yang dimiliki Saturnus, Titan sendiri merupkan satu-satunya satelit alami yang memiliki atomsfer padat dan satu-satunya objek selain bumi yang terbukti memiliki cairan di permukaan.

Karena permukaannya yang mengandung cairan dan atmosfernya yang kaya akan nitrogen, siklus metana di Titan seringkali dianggap mirip dengan siklus air di bumi, geng.

Hal ini juga diungkapkan oleh NASA yang menyebutkan bahwa Titan memiliki angin, sungai, laut, dan danau yang persis seperti Bumi.

Menariknya, cuaca, permukaan, dan unsur di satelit Titan dianggap memungkinkan untuk dihuni oleh manusia lho.

Hanya saja, karena jaraknya yang cukup jauh dari matahari membuat suhu di satelit Titan sangat dingin yaitu sekitar -179.2 celcius, geng.

Selain itu, di permukaan Titan juga kabarnya air hanya tersedia dalam bentuk beku atau padat.

Misi Dragonfly Akan Diluncurkan Pada 2026

dragonfly

Ditugaskan untuk menjelajahi dan mencari tahu lebih dalam mengenai satelit Titan, drone khusus Dragonfly ini kabarnya akan segera diluncurkan pada tahun 2026 mendatang, geng.

Selain itu, NASA juga memprediksi kalau Dragonfly ini baru akan mendarat di satelit Titan pada tahun 2034.

Itu artinya, Dragonfly membutuhkan waktu selama 8 tahun untuk bisa sampai ke satelit Titan dan mulai menjalankan misinya, geng.

Lewat misi selama 2.5 tahun yang melibatkan Dragonfly ini kabarnya para ilmuwan bisa “menjelajahi” beberapa tempat menarik di lingkungan satelit Titan lho, geng.

Nggak cuma itu saja, jika nanti drone Dragonfly ini sudah diluncurkan ke luar angkasa, maka kamu bisa melihat gambar dari satelit Titan lewat kamera yang dibenamkan pada teknologi canggih Dragonfly ini.